RoboCop kembali beraksi dalam ekspansi terbaru berjudul Unfinished Business, yang dirilis pada 17 Juli 2025 untuk PC (Steam), PS5, dan Xbox Series X|S. Sebagai ekspansi mandiri dari game RoboCop: Rogue City tahun 2023, Unfinished Business hadir dengan pendekatan yang lebih fokus dan intens, sambil menghadirkan senjata baru, musuh unik, dan kejutan sinematik yang menggugah nostalgia.
Cerita Lanjutan: Misi Mematikan di OmniTower
Setelah peristiwa di Rogue City, RoboCop kini menghadapi tugas baru yang berpusat pada sebuah pencakar langit megastruktural bernama OmniTower. Gedung tersebut dikuasai oleh kelompok tentara bayaran yang terlibat dalam pembantaian brutal terhadap aparat penegak hukum.
Menurut laporan Polygon, ekspansi ini “menyempurnakan fokus narasi ke satu lokasi dengan konflik intens, memberi pengalaman yang lebih solid dibandingkan game utamanya.” (Polygon, 2025)
Uniknya, pemain juga akan bermain sebagai Alex Murphy versi manusia dalam beberapa misi flashback. Ini memberikan sisi emosional dan mendalam pada narasi, mengeksplorasi siapa RoboCop sebelum menjadi mesin hukum.
Fitur Baru: ED-209, Cryo-Cannon, dan Senjata Berat
Fitur yang paling mencolok di Unfinished Business adalah kesempatan untuk mengendalikan ED-209, robot ikonik yang sebelumnya hanya menjadi lawan di serial RoboCop.
Selain itu, terdapat senjata baru seperti:
- Cryo-Cannon: membekukan musuh secara instan.
- Minigun dan shotgun berat: alternatif dari Auto-9 klasik RoboCop.
PC Gamer menyebutkan, “ED-209 adalah puncak kekuatan, tapi senjata tambahan seperti Cryo-Cannon justru memberi strategi baru dalam pertempuran.” (PC Gamer, 2025)
Musuh Baru: Cyborg Ninja, Drone, dan Jetpack Mercs
Game ini memperkenalkan musuh baru yang tidak ada di Rogue City:
- Cyborg Ninja dengan kecepatan tinggi,
- Drone bersenjata otomatis,
- Dan tentara bayaran jetpack yang menyerang dari udara.
Mereka membuat gameplay lebih menantang dan jauh dari repetitif. AI musuh juga lebih agresif, memaksa pemain memanfaatkan berbagai kemampuan RoboCop seperti slow-motion, lemparan brutal, dan flash bang.


Durasi dan Kesan
Kampanye berlangsung sekitar 10 jam, menurut XboxEra dan GamingTrend. Beberapa misi awal dianggap “fetch quest”, tetapi semakin menarik saat cerita berkembang.
GamingTrend menyebutkan:
“Unfinished Business terasa seperti bab penutup yang pantas. Walau tidak tanpa kekurangan, ia tetap menjaga jiwa RoboCop.”
(GamingTrend, 2025)
Spesifikasi dan Harga
Spesifikasi Minimum | Detail |
---|---|
OS | Windows 10/11 (64-bit) |
CPU | Intel i3-12100F / AMD Ryzen 5 1600 |
RAM | 16 GB |
GPU | NVIDIA GTX 1060 / AMD RX Vega 56 |
Storage | 30+ GB |
Harga resmi: Rp320.999 di Steam dan platform lainnya. Tidak membutuhkan game utama untuk bermain.
Kelebihan vs Kekurangan
Kelebihan | Kekurangan |
---|---|
Bisa mainkan ED-209 | Misi awal terasa lambat |
Cerita lebih fokus | Beberapa bug teknis |
Senjata baru menambah variasi | Tidak ada inovasi besar |
Bisa dimainkan tanpa game utama | Beberapa animasi wajah kurang halus |
Unfinished Business adalah ekspansi stand-alone yang sukses membawa RoboCop ke level aksi baru tanpa kehilangan identitas khasnya. Dengan senjata baru, misi yang lebih fokus, dan elemen nostalgia yang kuat, game ini wajib dicoba oleh pecinta FPS dan penggemar RoboCop.
Bagi Anda yang belum pernah bermain Rogue City, ekspansi ini bisa menjadi pintu masuk yang tepat. Dan bagi veteran, ini adalah penutup cerita yang pantas untuk Alex Murphy, dengan ledakan, logam, dan hukum.
Reff Site: https://www.nacongaming.com/robocop-unfinished-business